Nilai Guna dan Estetika Mebel Jepara

Nilai Guna dan Estetika Mebel Jepara

Mebel Jepara merupakan salah satu budaya Indonesia yang tidak bisa dilepaskan dari keindahan seni dan desain yang unik. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa tingkat kreativitas orang Jepara sangatlah tinggi. Sayangnya hanya sedikit saja generasi mudanya yang bersedia melestarikan serta mampu membuat ukiran-ukiran khas Jepara seperti yang beredar saat ini. Padahal sebenarnya peluang bisnis serta pasar telah terbuka lebar, karena kini  semakin banyak orang yang tertarik pada sentuhan tradisional yang kental dari ukiran-ukiran tersebut dengan melihat nila guna tanpa mengesampingkan estetika menjadi keunggulan mebel-mebel produksi kota ukir Jepara.

 

Salah satu alasan orang enggan untuk menekuni profesi di bidang seni ukir ini adalah karena faktor ketidakmampuan dalam berkreasi di bidang seni. Hal tersebut tidak bisa disalahkan karena memang membutuhkan keahlian khusus untuk dapat menciptakan sebuah karya dengan nilai estetika tinggi, sehingga walaupun sifatnya tradisional namun tetap mengandung unsur kemewahan serta modernitas. Gebyok merupakan salah satu benda tradisional namun juga menciptakan kesan mewah, karena walaupun warnanya mempertahankan warna dasar kayu yaitu coklat tua, namun ukiran serta desain yang dibuat sedemikian rupa membuat kesan mewah pada benda tersebut. Tentu disesuaikan dengan fungsinya yaitu antara dekorasi ruangan dalam pesta pernikahan atau sebagai pintu masuk suatu bangunan.

 

Selain nilai keindahan, kualitas barang juga dilihat dari sisi keawetan serta kekerasan bahan baku. Kayu jati hingga saat ini masih menjadi primadona sebagai bahan baku pembuatan mebel, terutama di Jepara. Karena selain kuat, juga mudah diukir dan tingkat kekerasannya pas. Kualitas juga ditentukan pada saat proses pengolahan, tahap-tahap pengolahan yang tidak sesuai dapat turut menurunkan nilai estetika suatu karya. Benda-benda terapan contohnya mebel dan gebyok, seperti yang telah disebutkan di atas bahwa keduanya harus memiliki dua unsur nilai yaitu fungsi dan keindahan. Nilai-nilai tersebut sesuai dengan salah satu mebel yaitu kursi kayu jati dengan fungsi gandanya yaitu sebagai benda terapan yang mementingkan nilai kegunaan tanpa mengesampingkan keindahan untuk dekorasi suatu ruangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *