Libur Akhir Tahun, Hari Kerja Maling Spesialis Rumah Kosong

Hasil gambar untuk cctv
Waktu liburan Natal serta Tahun Baru sudah tiba. Kegembiraan menyelimuti keluarga. Sebab, disamping sebagian hari bebas dari rutinitas kerja, ini kesempatan bersama keluarga berlibur ke luar kota.
Mengiringi semangat berkumpul dengan keluarga serta berlibur, komplotan penjahat rupanya turut gembira. Biasanya, akhir tahun menjadi saat di mana para penjahat ini panen. Sebab, mereka tahu akan adanya banyak rumah yang ditinggal penghuninya. Ini artinya, makin terbuka peluang bagi para maling buat menjarah harta orang lain.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Senin (22/12), memperingatkan keluarga yang hendak liburan supayasenantiasa hati-hati pasal pelaku kejahatan tak pernah berhenti menelusuri kesempatan serta peluang beraksi. Rumah kosong, dalam arti rumah yang ditinggal pergi penghuninya sepanjang sebagian masa dengan tidak adanya penjagaan, akan menjadi target empuk para pelaku kejahatan.
Bahkan, meskipun di rumah adanya penjaga serta ditambahi kamera pemantau (CCTV), bukan bermakna pelaku kejahatan tak bisa beraksi. perampokan yang berlangsung di sesuatu rumah di Jalan Kartini VII C, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu pagi lalu, menjadi buktinya
Pencurian berlangsung di rumah yang tengah ditinggal mudik pemiliknya. Dua pencuri memasuki rumah kosong tersebut serta menggasak sebanyak barang korban
Tjhin, pemilik rumah, mengenali aksi para pelaku dari kamera pengintai yang dipakaikan di rumahnya. Gambar yang terpantau dari kamera ini dapat disaksikan lewat ponsel melewati jaringan internet. Jadi, saat sang pemilik tengah di luar kota pun keadaan rumahnya dapat terpantau tiap saat. mengenali adanya dua orang yang tak diketahui Berposisi di dalam rumah, Tjhin langsung mengontak dua tetangganya. Kedua tetangga mendatangi rumah victim. Saat kepergok, pelaku langsung kabur.
Yang diambil antara lain ponsel bekas serta barang-barang yang dapat diraih. jelas jelas tak banyak pasal aksi ini keburu ketahuan, kata Kepala Polsek Sawah Besar Komisaris Ronald Purba. Polisi masih mencari identitas para pelaku
Ronald mengimbau supaya terhadap waktu cuti layaknya saat ini, pemilik rumah yang bepergian ke luar kota menitipkan rumah mereka ke tetangga yang dipercayai. Kalau menyalakan lampu di teras sepanjang pemilik pergi, itu malah akan mengundang pencuri. Pencuri telah tahu kalau lampu yang menyala 24 pukul menandakan pemiliknya tak ada, ujar Ronald
Dia memastikan akan mengaktifkan patroli serta menyebarkan imbauan bagi pemilik rumah sebelum tidak membawa rumah dengan tidakpenghuni
Berbagai cara

Saat beroperasi, para pencuri spesialis rumah kosong itu memakaikan sebanyak cara. adanya yang langsung mendatangi rumah atau ruko yang terlihat tutup, lantas mengetuk-ngetuk pintu atau pagar gerbangnya
Jika sehabis pintu diketuk adanya yang keluar dari dalam rumah, pelaku berpura-pura menjadi tamu yang menelusuri tuan rumah. bila tuan rumah nyatanya ada, mereka pura-pura menelusuri alamat rumah seseorang, lantas berlalu seakan-akan salah alamat
Jika tak adanya orang yang keluar dari dalam rumah, dengan cepat komplotan itu memarkirkan mobilnya di depan gerbang rumah buatmelindungi mereka saat menghancurkan kunci pintu atau gembok pagar. sehabis pintu terbuka, mereka pun masuk serta salah seorang menunggu di luar mengawasi pada waktu sekitar

Modus lainnya, komplotan pencuri yang telah tahu jikalau di rumah itu cuma adanya pembantu atau sopir, datang dengan menyamar. Mereka di antaranya berpura-pura sebagai petugas PLN, teknisi jaringan televisi kabel atau CCTV, petugas yang mengukur karpet, penanaman ulang rumput taman, penataan ulang taman, serta pengecekan kompor gas. bila sasarannya ruko, pelaku kerap menuturkan kepada pembantu sebagai pengantar barang pesanan majikan
Menurut Rikwanto, para pelaku dapat melaksanakan itu seluruh pasal mereka spesialis maling rumah kosong. hipotesa ini diambil paling takdidasarkan pengakuan empat kelompok pencuri yang dibekuk Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, September lantas. Kala itu, sejumlah 15 orang ditangkap
Untuk itu, Rikwanto mengimbau penduduk supaya ketika hendak tidak membawa rumah dalam masa lama, adanya yang tetap merawatserta melapor kepada petugas keamanan perumahan
Ada alangkah bagus saling berbagi nomor telepon yang bisa dihubungi sewaktu-waktu dengan petugas keamanan di lingkungan tempat tinggal. Informasikan juga kepada para petugas jikalau sepanjang berlibur tak bikin janji bertemu atau mendapat seseorang di rumah
Selain itu, metode Tjhin patut ditiru. Di rumah sebagusnya dipakaikan CCTV online yang bisa dipantau tiap saat dari mana pun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *