Mode Aperture Priority Kamera Digital

Ketika kawan-kawan akan memotret dengan menggunakan kamera DSLR, mirrorless, maupun kamera saku premium sekalipun, biasanya akan ada sejumlah opsi mode pengoperasian yang dipakai untuk mengontrol exposure pada foto yang dihasilkan. Menurut sewa kamera Jogja murah, salah satu mode pengoperasian yang cukup sering dipakai adalah aperture priority. Mode aperture priority kamera digital disimbolkan dengan huruf A atau Av dan biasanya bisa dijumpai pada tombol kontrol yang ada di kamera.

chris george with d800

Konsep mode aperture priorirty adalah untuk memberikan kebebasan bagi para penggunanya dalam memantau nilai aperture sedangkan kamera akan menghitung dan menentukan nilai dari shutter speednya. Menurut sewa lensa Jogja, nilai ISO bisa diatur sejak awal dengan memilih auto ISO. Kemudian memutar mode ke aperture priority dan tentukan aperture pada f/4 dan ISO 200. Lakukan metering pada subyek yang akan difoto sambil melihat nilai shutter yang dipilih oleh kamera. Ganti aperture ke f/8 dan lakukan metering kembali untuk merubah shutter speed.

Mode aperture priority kamera digital  paling pas digunakan saat kamu ingin mengontrol bidang tajam atau depth in field dari sebuah foto secara penuh. Mode ini akan sangat membantu untuk menentukan bagian foto mana yang akan dibuat lebih tajam dan bagian mana yang akan diblur. Penggunaan depth of field yang tepat akan menambah daya tarik sebuah foto, misalnya saja seperti saat kita memotret foto landscape.

Mode aperture priority juga bisa digunakan untuk menghasilkan foto bokeh dengan berbagai jenis kamera untuk menampilkan foto dengan subyek utama yang tajam dan latar belakang yang terlihat kabur. Mode ini juga bisa dimanfaatkan ketika akan memotret dengan panorama maupun  HDR yang dibuat dari beberapa foto terpisah. Mode aperture priority juga sering dipakai pada fotografi makro untuk lebih mudah dalam mengontrol ketajaman subyek serta backgroudnya.

Kelebihan mode aperture priority dibandingkan dengan mode program maupun auto adalah adanya kemantapan jika ruang tajam yang akan dibuat benar-benar dilakukan oleh kamera. Sementara itu,c perhitungan kamera dengan program mode maupun auto belum tentu sesuai dengan keinginan kita sebab yang menentukan nilai aperture adalah kamera itu sendiri. read more